Kutus Kutus Tamba Waras Bali Herbal Fenomenal saat ini

Deskripsi Produk

72 MANFAAT MINYAK KUTUS KUTUS UNTUK KESEHATAN KELUARGA

Minyak Kutus Kutus

Minyak Obat Kutus Kutus yang terbuat dari 72 macam tanaman herbal sudah terbukti membantu menyembuhkan lebih dari 72 jenis Penyakit.
Minyak Kutus kutus sering digunakan sebagai pelengkap pengobatan medis untuk memperbaiki jalur energy tubuh sehingga penyembuhan jauh lebih cepat.

Adapun manfaat Minyak Obat Kutus Kutus untuk membantu kesehatan keluarga adalah sebagai berikut :

1. Asam Urat, Rematik, Kesemutan , Nyeri Sendi, Pegal Linu, Keseleo, Salah tidur, Sakit pinggang, leher tegang, saraf kejepit, nyeri arthritis. Nyeri Otot, Otot Bengkak, Otot Kejang , keram olagraga, lebam karena benturan

2. Gangguan Pencernaan, Sembelit , Wasir / Ambeien, Maag, Perut Kembung, Panas Dalam
Batuk, Mengatasi Gejala Flu, Meriang, Masuk Angin, Badan Panas, Gejala tipes, demam berdarah, Vertigo, Sakit Kepala, Kepala Berputar, Migrain, pening, mabuk perjalanan, kepala tegang

3. Menambah Vitalitas seksual, Menjaga stamina ketika bekerja keras, menambah sperma, kesuburan, nyeri haid, haid tidak teruatur, kista, miom, anyang anyangan, Sakit Gigi, Sariawan, Gusi Bengkak, Semua Jenis Alergi (makanan, debu, aroma, lingkungan, dingin, dsb

4. Jenis Luka (Luka Bakar, Knalpot, Berdarah, Borok, Tersiram air panas / minyak, Luka diabetes)

5. Menghilangkan segala jenis gatal, Digigit nyamuk, binatang, dan akibat jamuran

6. Bisul, Kutil, T*hi lalat yang terus membesar

7. Anti nyamuk , Anti kutu

8. Melunturkan lemak / Selulit, Menghaluskan kulit, Lutut, dan Kaki pecah pecah

9. Tegang, susah tidur, insomnia, gelisah, strees, perasaaan tidak enak, gangguan psikis.

10. Membantu menyembuhkan penyakit Degeneratif seperti diabetes, stroke, asma, tensi tinggi, jantung, Parkinson, penyembuhan pasca oprasi, tumor, kanker.

Masa terapi minyak kutus kutus akan terasa manfaatnya 1-7 hari. dan diharapkan terus dilanjutkan sampai 2-3 bulan terus menerus sampai benar benar prima

Minyak Kutus Kutus

Minyak Kutus Kutus

Pemakaian Minyak Obat Kutus Kutus dibalurkan merata pada daerah :
1. Telapak dan jari kaki secara merata
2. Sepanjang tulang punggung ( leher sampai tulang ekor)
3. Organ tubuh yang yang terasa tidak nyaman atau mengalami keluhan kesehatan.

Tahapan Penyembuhan /Tamba Waras Kutus Kutus

Cukup dengan 1 (satu) cara yaitu PEMBALURAN  pada area:

WAJIB:  Telapak kaki, Tulan Belakang (tulang ekor sd tengkuk)

TAMBAHAN: Area tubuh yang sakit

Konsultasi:

CP: 0813.9409.6871

Untuk dapatkan hasil maksimal:

Area Balur Wajib 1: Telapak Kaki & Minum Air Hangat

  1. Sebelum & sesudah pembaluran, disarankan minum air hangat 1 gelas (bagi usia daitas 5 tahun) untuk melancarkan sirkulasi peredaran serta sebagai detox alami yang akan dikeluarkan melalui keringant atau urine.
  2. Pembaluran dapat dilakukan 3 kali sd 5 kali perhari,dan bila sakit parah dapat dilakukan pembaluran per 3 jam sekali.
  3. Pada Kasus tertentu dapat dilakukan dengan metode kombinasi pencampuran Minyak Kutus Kutus dan Bubuk Herbal Kutus Kutus yang dihangatkan terlebih dahulu diatas keramik yang dipanaskan dengan lilin.

Telapak kaki memiliki 7200 ujung syaraf, pembaluran yang dilakukan pada area ini akan memberikan akses langsung ke sistem peredaran darah dan saraf dalam tubuh.

Fungsi Manfaat Pembaluran Telapak Kaki,  akan mengaktifkan titik rangsang saraf, melancarkan oksigen dalam darah & sirkulasi peredaran darah.

Area Balur Wajib 2: Tulang Belakang

Pembaluran dilakukan sepanjang Tulang Belakang, mulai dari Tulang Ekor sampai dengan Tulang Tengkuk, akan memberikan sebaran manfaat herbal yang berbeda bagi sel saraf organ tubuh sesuai fungsi ruas saraf di tulang belakang.

Proses Resap Minyak Kutus Kutus

Resapan Minyak Kutus Kutus, akan masuk melalui lubang pori-pori kulit (liang roma), dengan molekulnya yang sangat kecil, minyak cepat terserap masuk ke Lapisan Epidermis, kemudian ke Lapisan Dermis hingga ke Lapisan Hipodermis sampai terserap pada pembuluh arah Arteri dan Vena sehingga kandungan herbalnya menyebar ke seluruh jaringan sel saraf tubuh.