Nutrisi untuk Pencegah Komplikasi Kehamilan

img

Ibu hamil harus benar-benar memperhatikan asupan nutrisinya. Tidak hanya karena harus memberi makan janin di dalam kandungannya, ibu hamil juga bisa mencegah berbagai komplikasi kehamilan dengan menjaga asupan nutrisi yang seimbang.

Beberapa gangguan kehamilan yang sering memicu kematian ibu adalah perdarahan dan preeklamsia. Ahli kandungan dari RS Ibu dan Anak Brawijaya, dr Damar Pramusinto, SpOG(K) mengatakan 55 persen kematian ibu akibat gangguan tersebut berhubungan dengan gizi yang tidak seimbang.

“Ibu hamil yang kurang gizi juga berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah yang berisiko memiliki IQ rendah dan mengalami gangguan tumbuh kembang,” kata dr Damar dalam diskusi media di Restoran Kembang Goela Jakarta.

Berikut ini adalah jenis-jenis nutrisi yang dibutuhkan untuk beberapa mencegah berbagai gangguan kehamilan, seperti disampaikan oleh dr Damar Prasmusinto, SpOG(K).

1. Mencegah perdarahan
Perdarahan saat hamil (haemorrhage antepartum) maupun sesaat sesudah melahirkan (haemorrhage postpartum) bisa terjadi karena berbagai faktor, salah satunya anemia atau kurang darah. Kurang darah bisa diatasi dengan meningkatkan asupan zat besi, namun jangan berlebihan di trimester pertama karena bisa memicu rasa mual.

Selain zat besi yang bisa diperoleh melalui sayuran dan daging merah, nutrisi lain yang dibutuhkan untuk mengurangi risiko perdarahan saat hamil dan saat melahirkan adalah kalsium, asam folat, vitamin B-kompleks dan vitamin A.

2. Mencegah preeklampsia
Preeklamsia atau tekanan darah tinggi saat hamil bisa dicegah dengan makanan yang banyak mengandung antioksidan. Buah dan sayuran sangat dianjurkan karena banyak mengandung Vitamin C, A dan E, yang merupakan beberapa contoh antioksidan yang sangat baik.

Selain itu, susu yang diperkaya dengan kalsium, seng, mangaan, tembaga, selenium, asam folat, vitamin D dan B-kompleks juga bisa mengurangi risiko preeklampsia pada ibu hamil.

3. Mencegah infeksi
Nutrisi yang baik dan seimbang akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga ibu hamil tidak mudah terkena infeksi. Infeksi apapun yang dialami ibu hamil bisa saja menulari janin di dalam kandungannya, sehingga pertumbuhannya terganggu.

Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, ibu hamil perlu meningkatkan asupan makanan yang banyak mengandung vitamin A, seng, zat besi, tembaga dan vitamin B-kompleks.

Sumber :detikHealth