Suami-Istri Bandar Togel Beromset Rp 2 M

Dalam sepekan terakhir, jajaran Direktorat Reskrim Polda Bali membekuk 4 bandar judi toto gelap atau togel kelas kakap yang beroperasi di sejumlah wilayah di Bali. Setelah menangkap bandar togel Indah Koko Pamuji dan Komang Toya yang menjadi “penguasa” di wilayah Denpasar dan Karangasem ditangkap, kini dua lagi bandar togel yang berhasil ditangkap.

Kedua orang yang ditangkap terakhir itu adalah pasangan suami istri, IB Kusmariawan dan Jero Menuh. Keduanya ditangkap di depan rumahnya, Jalan Ahmad Yani Gang Tohjaya, Denpasar, Rabu malam usai pulang dari kampung halamannya di Abiansemal, Badung.

“Saat disergap petugas, dia dan istrinya baru pulang dari acara ngaben,” ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Gede Sugianyar Dwi Putra saat keterangan pers di Mapolda Bali, Kamis. Pasangan suami istri ini merupakan bandar besar di Denpasar dan diperkirakan dalam sebulan omzetnya mencapai Rp 2,4 miliar.

Sejumlah aset mereka juga diamankan, yang paling wah adalah mobil Hummer seharga kira-kira Rp 4 miliar. “Mobil ini masih diselidiki apakah dibeli dari uang togel atau bagaimana. Pengakuannya, sih, kredit,” imbuh Sugianyar.   Modus operandi penjualan togel suami-istri ini adalah menggunakan telepon genggam dan mesin faksimili. Caranya, telepon genggam digunakan untuk mengirimkan pesan, sementara mesin faksimili menjadi penghubung antarbandar dan pengepul.

Kedua bandar togel ini merupakan residivis. Sang istri pernah divonis di Pengadilan Negeri Denpasar selama 1 tahun penjara, sementara sang suami buron sejak 2008.

Kini, mereka menghuni jeruji besi karena terancam hukuman 10 tahun penjara atas pelanggaran pasal 303 KUHP jo pasal 2 UU RI tahun 1974 tentang Perjudian.